RAMBAH HILIR -Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu bertekat untuk membumikan Alquran di daerah yang dijuluki Negeri Seribu Suluk.Dengan melakukan berbagai program kegiatan yang selama ini terus disupport oleh pemerintah daerah.
Seperti program menghafal Al-Quran, Magrib Mengaji, Mendirikan sekolah Tahfiz Alquran baik tingkat SLTP dan Tingkat SLTA.Selain itu mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu alQuran (STIQSI) Syekh Ibrahim (STIQSI) yang diperkirakan pertengahan tahun ini telah beroperasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi dihadapan ribuan masyarakat dari penjuru desa se Kecamatan Rambah Hilir yang hadir dalam acara pembukaan MTQ ke IV tingkat Kecamatan Rambah Hilir yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Muara Musu, Sabtu (21/3) petang.
Terlihat hadir Sekda Rohul Ir Damri harun MM, Kepala Dinas, Badan, Kantor, Camat Rambah Hilir Lukmansyah Badoe MSi, Upika Rambah Hilir, para Kades, Ketua BPD se Kecamatan Rambah Hilir dan masyarakat.
Bupati memberikan apresiasi melihat tingginya antusias masyarakat Kecamatan Rambah Hilir yang ikut memeriahkan pembukaan MTQ ke IV Rambah Hilir.
Dia mengaku, Syiar Islam terus mengalami peningkatan di Rokan Hulu, untuk itu pemerintah daerah bertekad untuk membumikan alquran di Rokan Hulu.
’’Saya menghimbau kepada masyarakat Kecamatan Rambah Hilir, yang berminat hafal Alquran baik tingkat SLTP maupun SLTA serta tingkat Perguruan Tinggi (PT), agar mendaftarkan anaknya ke pantia di Masjid Agung Madani Islamic Center (MAMIC) Pasirpengaraian.Seluruh biaya gratis hingga mereka tamat,’’sebutnya
Orang nomor satu Rohul itu, menambahkan, MTQ tingkat Kecamatan Rambah Hilir sangat meriah, dengan antusiasnya kehadiran masyarakat untuk menggemakan alquran di daerahnya.
Beragam kreatifitas masyarakat dan simbol kebudayaan yang ditampilkan oleh masyarakat dan generasi muda dalam kegiatan Pawai Takruf MTQ Kecamatan Rambah Hilir seperti drum band, arsitektur seni bangunan masjid, reog, pakaian adat, pengantin, kuda lumpung, tulisan asmaul husna, rebana dan berudah.
’’Bukan kemeriahan saja yang diharapkan, tapi lebih dari itu, nilai-nilai ajaran islam hidup ditengah masyarakat kita.Semangat dan spirit ini hendaknya kita pelihara dan dijaga serta ditingkatkan dalam inplementasi nilai islam di kehidupan masyarakat sehari-hari.’’ujarnya(ar)
Seperti program menghafal Al-Quran, Magrib Mengaji, Mendirikan sekolah Tahfiz Alquran baik tingkat SLTP dan Tingkat SLTA.Selain itu mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu alQuran (STIQSI) Syekh Ibrahim (STIQSI) yang diperkirakan pertengahan tahun ini telah beroperasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi dihadapan ribuan masyarakat dari penjuru desa se Kecamatan Rambah Hilir yang hadir dalam acara pembukaan MTQ ke IV tingkat Kecamatan Rambah Hilir yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Muara Musu, Sabtu (21/3) petang.
Terlihat hadir Sekda Rohul Ir Damri harun MM, Kepala Dinas, Badan, Kantor, Camat Rambah Hilir Lukmansyah Badoe MSi, Upika Rambah Hilir, para Kades, Ketua BPD se Kecamatan Rambah Hilir dan masyarakat.
Bupati memberikan apresiasi melihat tingginya antusias masyarakat Kecamatan Rambah Hilir yang ikut memeriahkan pembukaan MTQ ke IV Rambah Hilir.
Dia mengaku, Syiar Islam terus mengalami peningkatan di Rokan Hulu, untuk itu pemerintah daerah bertekad untuk membumikan alquran di Rokan Hulu.
’’Saya menghimbau kepada masyarakat Kecamatan Rambah Hilir, yang berminat hafal Alquran baik tingkat SLTP maupun SLTA serta tingkat Perguruan Tinggi (PT), agar mendaftarkan anaknya ke pantia di Masjid Agung Madani Islamic Center (MAMIC) Pasirpengaraian.Seluruh biaya gratis hingga mereka tamat,’’sebutnya
Orang nomor satu Rohul itu, menambahkan, MTQ tingkat Kecamatan Rambah Hilir sangat meriah, dengan antusiasnya kehadiran masyarakat untuk menggemakan alquran di daerahnya.
Beragam kreatifitas masyarakat dan simbol kebudayaan yang ditampilkan oleh masyarakat dan generasi muda dalam kegiatan Pawai Takruf MTQ Kecamatan Rambah Hilir seperti drum band, arsitektur seni bangunan masjid, reog, pakaian adat, pengantin, kuda lumpung, tulisan asmaul husna, rebana dan berudah.
’’Bukan kemeriahan saja yang diharapkan, tapi lebih dari itu, nilai-nilai ajaran islam hidup ditengah masyarakat kita.Semangat dan spirit ini hendaknya kita pelihara dan dijaga serta ditingkatkan dalam inplementasi nilai islam di kehidupan masyarakat sehari-hari.’’ujarnya(ar)
Komentar
Posting Komentar