615 Personil Polres Di Latihan Menembak

ROKAN HULU- Untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personil kepolisian dalam menjalankan tugas, Satun Polres Rokan Hulu menggelar latihan menembak di Obyek Wisata Alam Danau Cibogas, Desa Rambah Tengah Barat (RTB) Kaiti, Kecamatan Rambah. Latihan tersebut di ikuti Seluruh personil Polres Rokan Hulu.

Menurut Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, Kamis (12/2/2014), jumlah personel yang ikut berjumlah 615 baik satuan personil Polres Rokan Hulu maupun polsek jajaran wajib mengikuti pelatihan tersebut.

“ini termasuk kegiatan rutin sekali 6 bulan dengan lokasi tembak di Danau Cibogas-RTB dan sudah menjadi lapangan tembak Anggota Polres Rokan Hulu sejak tahun 2002.” Kata kapolres

Lanjutnya, bagi personil yang menembak paling tepat sasaran akan ada pemberian reward, kemudian ini juga dijadikan sebagai persiapan lomba menembak pada Hari Ulang Tahun (HUT) Baayngkara 1 Juli 2015 mendatang.

"Nanti penilaian akan diberi klasisfikasi berupa sertifikat, masing-masing dapat akan catatan, kali penembak yang paling tepat sasaran yaitu Kasi Propam IPDA Ali Amran dapat nilai tertinggi, PAMa Polres Rokan Hulu, AKP Imron Taheri, Kanit INAFIS Sat Reskrim Polres Rokan Hulu Brigadir Dadang Suhendi.

Terangnya, untuk latihan menembak dalam perorangannya diberikan sebanyak 12 butir peluru sampai 15 butir peluru aktif. "Latihan menembak ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personil dalam pengunaan senpi," tuturnya.

"Kita menggunakan sebanyak 10 unit senjata api (Senpi) jenis Revofer dan Senpi laras panjang jenis SS1 V 2, sebanyak 10 unit dengan peluru aktif dengan 10 target sasaran (Ban) sedangkan jarak tembak sekitar 15 meter," sebut Pitoyo.

kegiatan ini hampir tidak ada kendala dan tak ada permasalahannya, ini juga dilakukan untuk pendataan, peningkatan kemampuan dalam senjatan serta annggota Polres Rokan Hulu yang berwenang memegang Senpi.

"Karena bagi anggota Polri yang memegang Senpi itu, harus terlebih dahul melalui tes psikolgi, rekomendasi propam, disposisi dari Kapolres dan ikut latihan menembak, ini syarat mutlak untuk pengajuan pemegang senjata dinas," pungkas Pitoyo. (ar)

Komentar